Tips Mengamankan Laptop Dari Serangan Berbahaya

 

Tips mengamankan data perangkat laptop dan android
pencegahan & pengamanan perangkat

Beberapa cara mengatasi dan mencegah serangan malware dan virus bahkan attacker sekalipun bisa kita tangani dengan Langkah Langkah pencegahan dan penanggulangan terhadap hal diatas.

Karena perangkat komputer / laptop kita mudah bahkan rentan terhadap serangan malware, virus bahkan serangan orang orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini menyebabkan kita sedikit ragu bahkan enggan untuk menggunakan laptop atau perangkat komputer di tempat umum terutama jika menggunakan wifi café, wifi campus, wifi id dan wifi di area publik lainnya.

Mungkin beberapa cara dibawah ini akan saya jelaskan secara singkat dan padat, jika masih kebingungan silahkan komentar dibawah.

Untuk itu kita perlu melakukan pencegahan dan penanggulangan dini terhadap serangan tersebut. Misalkan kita sudah mengira bahwasanya perangkat atau laptop kita sudah aman untuk terkoneksi ke jaringan public seperti wifi café, terkadang ada beberapa kelalaian yang kita lupakan yang menyebabkan perangkat laptop kita terkena serangan diatas seperti.

  • Lupa mematikan Bluetooth.

  • Lupa menggunakan VPN agar aman.

  • Tidak mengaktifkan antivirus.

  • Lupa menutup akses file ke data C kita (Pengguna Windows).

  • Dan masih banyak hal yang lain.

Karena hal tersebut terbilang data pada perangkat kita tidak aman, mulai dari terkena virus, data corrupt, beberapa file tidak bisa dibuka, bahkan laptop kita bisa ter-reset secara otomatis. Maka dari itu simak beberapa Tips & trik terkait mengamankan perangkat kita dari serangan serangan diatas.


Menggunakan Antivirus

Seperti Namanya Antivirus merupakan software pengamanan untuk perangkat kita. Banyak antivirus sudah tersedia di berbagai platform seperti Windows, Mac OS, Android, Chrome OS dan bahkan IOS sendiri.

Antivirus sangat penting untuk menjaga data data kita dari terinfeksinya virus & malware yang mengakibatkan data & file tersebut bisa corrupt bahkan error. Jadi saran saya jika menggunakan Windows maka Windows Defender yang ada pada windows 10 keatas jangan dimatikan atau di disable defender.

Karena akan berakibat fatal terhadap rentannya keamanan terhadap perangkat / laptop kita. kalian bisa menggunakan antivirus gratis avira, smadav dan windows defender.


Menggunakan VPN

Dari Namanya sudah tidak asing lagi. VPN (Virtual Private Network) merupakan media penghubung kita terhadap server server tertentu dengen enkripsi. Ibarat kita akan melakukan akses ke berbagi itu indah menggunakan wifi public maka trafik data akan langsung menuju server yang menyimpan data dari www.dani31.eu.org tanpa enkripsi yang ketat.

Hal ini menyebabkan kita kadang tertipu dan bahkan terkecoh jika url yang akan kita akses adalah palsu. Seperti menggunakan wireshark. Jika attacker menggunakan tools atau software wireshark maka trafik yang lewat dari perangkat kita akan mudah dibaca oleh attacker.

Untuk itu menggunakan layanan VPN akan membantu mengamankan trafik yang keluar dari perangkat laptop maupun device yang lain seperti android, IOS, Mac OS bahkan vpn sudah tersedia di perangkat dengan basis sistem operasi (OS) linux.

Tips: untuk menggunakan VPN ini ada 2 layanan umum yang dapat kita nikmati yakni:

Gratis

Seperti Namanya layanan vpn gratis sangat tidak direkomendasikan, tapi jika ingin mencoba layanan vpn maka bisa menggunakan VPN trial yang disediakan di website layanan VPN. Namun dengan beberapa keterbatasan layanan seperti :

  1. Akses waktu terbatas.

  2. Harus nonton iklan untuk memperpanjang.

  3. Melakukan subscribe ke layanan vpn.

  4. Dan masih banyak cara lainnya.

Premium

Untuk layanan VPN premium bisa kalian dapatkan dengan membeli akun atau langganan VPN monthly (Bulanan). Dengan harga berbeda beda mulai dari 1$ USD sekitar Rp. 14.000 sampai jutaan rupiah tergantung ketebalan dompet masing masing hehehe.

 

Menggunakan Deep Freeze

Deep Freeze merupakan software pengaman data C atau System C yang ada di windows karena data C sangat rentan terhadap serangan malware bahkan virus sekalipun. Dengan melalui data share (Shared Folder) yang hak akses open di windows.

Karena itu beberapa kasus yang mimin temukan yakni dari data / folder share tersebut kita diberikan file executable dimana kita komputer/laptop kita restart maka file executable tersebut akan berjalan secara otomatis hal ini yang membuat komputer atau laptop kita bermasalah.

Biasanya file tersebut ber ekstensi .bat dan lainnya seperti file .exe yang mencurigakan. Terkadang kita tergiur untuk melakukan klik pada file dengan nama yang menarik, dengan contoh : kliksaya.bat , jangan di klik.bat , klik-aku-donk.exe .

Solusinya yakni menggunakan Deep Freeze agar system C kita aman dari serangan file tersebut dengan beberapa catatan seperti :

Pada saat restart file yang ada di system C jika Deep Freeze aktif maka akan hilang. Untuk solusinya silahkan letakkan file penting anda di drive lain sperti data D, data E, Flash Disk, Harddisk Eksternal dan lainnya.

Gunakan Deep Freeze apabila ingin mencoba software yang tidak meyakinkan, agar jika terjadi error maka data dan windows kita tidak akan terkena error terutama system C.

 

Mungkin hanya itu yang dapat dani31 sampaikan mengenai Tips mengamankan laptop dari serangan berbahaya. Kurang Lebihnya mohon maaf, jangan lupa share dan komentar dibawah jika ada kebingungan dan tips menarik lainnya. terimakasih


Posting Komentar untuk "Tips Mengamankan Laptop Dari Serangan Berbahaya"